SEMUA OBAT ILMIAH

Tampilkan postingan dengan label Acetylcysteine. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Acetylcysteine. Tampilkan semua postingan

11/23/25

ACETYLCYSTEINE: N-A-C Sustain 500 MG

 APA ITU ACETYLCYSTEINE?

Acetylcysteine digunakan untuk membantu mencegah atau mengurangi kerusakan hati akibat mengonsumsi asetaminofen (Tylenol) dalam jumlah besar.

Tersedia berbagai merek dan bentuk acetylcysteine lain, dan beberapa dapat dibeli bebas. Tidak semua bentuk acetylcysteine efektif sebagai antidot asetaminofen. Jangan mencoba mengobati overdosis asetaminofen tanpa saran medis.

Acetylcysteine juga dapat digunakan untuk tujuan yang tidak tercantum dalam panduan pengobatan ini.

EFEK SAMPING ACETYLCYSTEINE

Acetylcysteine dapat menyebabkan efek samping yang serius. Segera hubungi dokter Anda jika Anda mengalami:

  • muntah parah atau berkelanjutan;
  • batuk berdarah atau muntahan yang terlihat seperti bubuk kopi; atau
  • tanda-tanda bahwa obat mungkin tidak bekerja -- nyeri perut bagian atas, kehilangan nafsu makan, urine berwarna gelap, feses berwarna tanah liat, penyakit kuning (menguningnya kulit atau mata).

Efek samping umum asetilsistein dapat meliputi:

  • mual, muntah, sakit perut;
  • ruam; atau
  • demam.

HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN SEBELUM MENGGUNAKAN ACETYLCYSTEINE

Anda tidak boleh menggunakan acetylcysteine jika Anda alergi terhadapnya.

Jika memungkinkan, beri tahu perawat Anda sebelum menerima acetylcysteine jika Anda pernah mengalami:
  • tukak lambung;
  • pendarahan lambung atau pendarahan di kerongkongan (varises esofagus);
  • tekanan darah tinggi, atau jika Anda sedang menjalani diet rendah garam;
  • gagal jantung kongestif; atau
  • penyakit ginjal.
Tanyakan kepada dokter sebelum menggunakan obat ini jika Anda sedang hamil atau menyusui.
Dalam keadaan darurat, Anda mungkin tidak dapat memberi tahu perawat jika Anda sedang hamil atau menyusui. Pastikan dokter yang merawat kehamilan atau bayi Anda tahu bahwa Anda telah menerima obat ini.

BAGAIMANA CARA PENGGUNAAN ACETYLCYSTEINE?

Gunakan persis seperti petunjuk pada label, atau sesuai resep dokter Anda.

Jangan mengonsumsi acetylcysteine di rumah jika Anda tidak memahami semua petunjuk.

Jika Anda berada dalam kondisi darurat medis: Sebelum mengonsumsi acetylcysteine, perawat Anda akan melakukan tes darah untuk mengukur kadar asetaminofen dalam tubuh Anda. Tes ini paling efektif jika dilakukan dalam 4 hingga 8 jam setelah overdosis asetaminofen. Jika Anda tidak ingat kapan terakhir kali mengonsumsi asetaminofen atau berapa banyak yang Anda konsumsi, kemungkinan besar Anda akan segera diberikan dosis pertama asetilsistein.

Dokter Anda akan menentukan berapa lama Anda akan diberikan acetylcysteine. Jangan berhenti mengonsumsi acetylcysteine sampai dokter Anda menganjurkannya.

Jika Anda muntah dalam 1 jam setelah mengonsumsi acetylcysteine, Anda mungkin perlu mengonsumsi dosis berikutnya.

Simpan pada suhu ruangan, jauhkan dari kelembapan dan panas.

APA YANG TERJADI APABILA LUPA MENGONSUMSINYA?

Minumlah obat sesegera mungkin, tetapi lewati dosis yang terlewat jika sudah hampir waktunya untuk dosis berikutnya. Jangan minum dua dosis sekaligus.

OBAT YANG MUNGKIN BERDAMPAK PADA EFEKTIFITAS ACETYLCYSTEINE APABILA DIKONSUMSI BERSAMAAN

Obat-obatan lain dapat memengaruhi acetylcysteine, termasuk obat resep dan obat bebas, vitamin, dan produk herbal. Beri tahu dokter Anda tentang semua obat yang sedang Anda konsumsi dan obat apa pun yang mulai atau berhenti Anda gunakan.

ACYCLOVIR: Purine nucleosides (Sitavig 400MG, Zovirax 50MG)

 APA ITU ACYCLOVIR ATAU ASIKLOVIR? Asiklovir adalah obat antivirus. Obat ini memperlambat pertumbuhan dan penyebaran virus herpes di dalam t...